![]() |
Bima, Pena Warta NTB. Kita punya banyak keterbatasan dan kekurangan, tetapi kita tetap bisa memberikan kontribusi terbaik sesuai kapasitas kita masing-masing. Semua yang ada di rumah sakit ini memiliki peran. Kalau bukan kita, siapa lagi?
"Bukan hanya tentang tahun dan bulan, kita ingin setiap hari ada perbaikan, ada peningkatan, ada hal baru, dan ada sesuatu yang menjadi lebih baik untuk pelayanan rumah sakit ini."
Kalimat penuh semangat tersebut menjadi pesan yang sering disampaikan dalam apel pagi di lingkungan RSUD Sondosia. Sebuah pengingat bahwa perubahan besar tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar, tetapi dari komitmen, kepedulian, dan langkah nyata yang dilakukan bersama setiap hari. Ungkap direktur RSUD Sondosia Dr. Firman, MPH
Ditegaskannya, hari ini, RSUD Sondosia kembali menunjukkan komitmennya untuk terus berkembang dan memberikan pelayanan kesehatan yang semakin baik bagi masyarakat. Dengan segala sumber daya yang tersedia, rumah sakit satu-satunya di wilayah Kabupaten Bima ini terus berupaya menghadirkan pelayanan yang lebih lengkap, lebih dekat, dan semakin mudah dijangkau oleh masyarakat, tegasnya.
Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui hadirnya dokter spesialis bedah baru, dr. Ahmad Mikhail Ibrahim, Sp.B. Kehadiran dokter spesialis ini menjadi bagian dari strategi RSUD Sondosia dalam memperkuat layanan spesialistik, khususnya pelayanan bedah bagi masyarakat Kabupaten Bima.
Mulai 1 Agustus 2026, dr. Ahmad Mikhail Ibrahim, Sp.B akan resmi memberikan pelayanan di RSUD Sondosia dengan status kontrak full time, sehingga pelayanan dokter spesialis bedah dapat berjalan secara optimal setiap hari pada jam pelayanan pagi, yaitu pukul 08.00–14.00 WITA.
Untuk memastikan kesiapan pelayanan, Surat Izin Praktik (SIP) telah tersedia dan jadwal pelayanan pada HFIS BPJS juga telah aktif, sehingga masyarakat peserta JKN maupun pasien umum dapat mengakses layanan bedah di RSUD Sondosia sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Dengan hadirnya dokter spesialis bedah ini, pasien-pasien yang membutuhkan pelayanan bedah, khususnya rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) di wilayah Bima Barat dan Bima Selatan, kini memiliki pilihan pelayanan yang lebih dekat tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke luar wilayah.
Penambahan dokter spesialis ini menjadi capaian penting dalam perjalanan RSUD Sondosia. Saat ini, RSUD Sondosia telah memiliki 10 dokter spesialis dan akan terus berkomitmen untuk mengembangkan layanan kesehatan sesuai kebutuhan masyarakat.
Perjalanan menuju rumah sakit yang semakin baik tentu memiliki tantangan. Namun, semangat perbaikan berkelanjutan terus menjadi budaya yang dibangun bersama. Setiap insan RSUD Sondosia memiliki peran untuk menghadirkan perubahan, meningkatkan mutu, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Karena rumah sakit yang hebat bukan hanya dibangun oleh gedung dan fasilitas, tetapi oleh orang-orang yang memiliki komitmen, kepedulian, dan kemauan untuk terus melakukan perbaikan setiap hari.
Dengan semangat kolaborasi dan pelayanan sepenuh hati, RSUD Sondosia akan terus hadir menjadi rumah sakit yang semakin dekat, semakin dipercaya, dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Bima, khususnya wilayah Bima Barat dan Selatan.

COMMENTS