![]() |
| Kabid. Penyuluhan Dinas Pertanian dan Perkebunan, Arman, SPt |
Bima, Pena Warta NTB Untuk memperoleh pelayanan pengisian Bahan Bakar Minyak ( BBM ) jenis premium dan solar bersubsidi di setiap SPBU para petani khususnya di Kabupaten Bima NTB, diharuskan memiliki Barkot, kebijakan pemerintah itu diambil dengan tujuan untuk memudahkan pelayanan dan untuk menghindari kecurangan.
Kebijakan itu mulai diberlakukan sejak setahun lalu . Seperti halnya yang tengah dilakukan pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan menyediakan layanan tersebut baik di kantor, di setiap SPBU maupun pada saat berlangsungnya program Selasa Menyapa di setiap desa dan kecamatan yang dikunjungi Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Wakil Bupati dr.H Irfan Zubaidy. Demikian dikatakan kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima melalui Kabid Penyuluhan , Arman, SPt Rabu ( 12/11).
Dijelaskannya, dalam sebulan setiap petani yang telah mengurus Barkot berhak memperoleh/ membeli BBM jenis premium atau solar bersubsidi sebanyak 200 liter untuk setiap Minggu,Jatah pembelian di SPBU tersebut berlaku selama 3 bulan kemudian akan diperpanjang masa berlakunya, begitu seterusnya hingga pergantian tahun, jelasnya.
Lanjut Amran, Setiap petani berhak mendapat dua Barkot yakni untuk pengisian bensin dan solar bersubsidi tergantung kebutuhan petani itu sendiri. " Jika membutuhkan solar, maka pihak SPBU melayani solar pembelian mereka , begitu juga jika petani membutuhkan premium tetap dipenuhi haknya, asalkan membawa Barkot , mereka tetap dilayani dengan baik oleh petugas SPBU " , terangnya.
Terkait pelayanan pembuatan Barkot, tegas Arman, dinas terkait akan melayani petani asalkan petani membawa identitas diri seperti KTP . " Kami tetap melayani mereka kantor dan di setiap di SPBU ketika kami berkesempatan berkunjung seperti ini "
Setelah memiliki Barkot petani berhak memperoleh pelayanan BBM bersubsidi seperti solar dan premium untuk keperluan mulai pengolahan sawah , menanam dan sebagainya baik yang dibutuhkan traktor atau mesin pompa air untuk mengairi sawah atau membajak sawah.
Hari pertama ( Selasa kemarin, red ) tidak kurang dari 300 petani yang telah dilayani pembuatan Barkot dan dihari kedua ini justru semakin banyak petani yang mendatangi SPBU Sila baik yang datang dari Kecamatan Bolo, Madapangga, maupun petani yang dari Soromandi dan Donggo.
Dan hari ini diperkirakan akan melayani diatas 300 petani. Hingga besok petani yang ingin mengurus Barkot justru akan semakin banyak, yakinnya.
Dalam hal ini Amran berharap bagi petani yang belum memperoleh Barkot untuk kemudahan memperoleh pembelian BBM bersubsidi hendaknya mendatangi SPBU Sila dengan membawa serta KTP . " InsyaAllah besok kami masih bisa melayani masyarakat di SPBU , dan di lain kesempatan bisa mendatangi kantor dinas atau bisa hadir di momen Selasa menyapa di hari Selasa dan Rabu , petugas kami tetap melayani pembuatan Barkot " , ungkapnya . ( Red )

COMMENTS